Pada setiap komponen atau item di dalam sistem pemipaan mempunyai fungsi penting agar bisa menentukan aliran fluida yang lancar. Salah satu yang kami maksud adalah fitting pipa nipple. Komponen atau item ini acap kali dirasakan sebagai penyambung yang sangat simpel dan sederhana, tapi sebetulnya mempunya fungsi yang lumayan penting dalam menggabungkan 2 pipa dan menjamin sebuah kestabilan dimana keamanan pada sistem perpipaan sangatlah fatal untuk keseluruhan.
Pada postingan kali ini kami ajak kamu untuk mengetahui lebih luas mengenai fungsi, jenis-jenisnya, bagaimana cara pemasangannya, keuntungan yang didapatkan dan keterbatasan saat menggunakan fitting pipa nipple dalam sistem perpipaan.
Kali ini, kami akan mengulas perihal salah satu dari bagian dari forged fitting pipa, ialah fitting nipple. Fitting pipa nipple merupakan komponen atau item yang dipakai dalam sistem pemipaan untuk menyambungkan 2 pipa atau item / alat perpipaan yang lainnya.
Umumnya, fitting pipa nipple untuk tampilan bentuknya seperti silinder dengan 2 ujungnya yang disempurkan dengan ulir, baik internal ataupun eksternal, hal ini untuk memudahkan disaat penyambungan dan pemasangan diantara fitting atau pipa yang sesuai.
Kenapa sih namanya pipa nipple? Alasannya karena tampilan dan bentuknya yang memang cukup kecil, tapi bisa bervariatif tergantung pada keperluan sistem perpipaan yang khusus.
Untuk ukuran yang terbesar item ini berkisar 3 inch. Namun, jangan salah tanggap. Walau bentuknya yang kecil, berat itemnya sampai ada yang 10 kg lho. Karena memang kenyataannya, seperti yang kita tahu bersama, item forged fitting pipa terbuat dari besi yang ditempah.
Fitting pipa nipple punya fungsi yang sangat penting untuk menjaga kelancaran dan kestabilan pada aliran fluida di dalam sistem pemipaan. Fungsi dari fitting pipa nipple secara umum antara lain :
Baca Juga : Jenis-Jenis Forged Fitting Pipa
Agar lebih mengenal lagi mengenai gambaran dan tujuan dari setiap jenis-jenis pipa nipple, dibawah ini penjelasannya :
Swage nipple sendiri mempunyai diameter yang beda pada kedua ujungnya yang dipakai untuk menyambungkan 2 pipa dengan diameter yang beda juga atau bisa juga untuk mengurangi diameter pada pipa secara perlahan. Pengaplikasian item ini memang umum dalam sistem pemipaan yang membutuhkan perubahan diameter secara mendadak atau karena adanya aliran yang bertekanan tinggi pada sistem perpipaan.
Seperti penyebutannya, welding nipple digunakan memang untuk menggabungkan 2 pipa atau alat pemipaan lainnya dengan caranya melalui pengelasan, membuat sambungan yang tahan dan kuat dari tekanan tinggi, bisa mengatasi kondisi guncangan yang ekstrim, tekanan yang bergelombang serta perubahan suhu mendadak.
Umumnya, welding nipple dipakai dalam aplikasi industrial yang membutuhkan power mekanisme yang tinggi dan keamanan yang lebih maksimal, seperti contoh pada pengolahan minyak dan gas ataupun dalam industri bahan kimia.
Hexagon nipple mempunyai bentuk segi enam pada bagian tengah. Di produksi seperti ini karena pada saat menggunakan kunci atau item lainnya bisa mudah menerapkan atau melepaskan fitting nipple pada bermacam aplikasi pemipaan, utamanya di lokasi-lokasi yang susah dijangkau atau membutuhkan perawatan yang rutin. Biasanya pada sistem pipa didalam bangunan gedung atau fasilitas industrial lainnya.
Untuk jenis barrel nipple punya tampilan bentuk silinder dimana diameternya selalu konsisten. Difungsikan untuk menggabungkan 2 pipa yang punya diameter sama. Pemakaian biasanya untuk sistem pemipaan pada pengolahan air bersih, air kotor atau limbah serta pabrik minyak dan gas.
Baca Juga : Perbedaan Buttweld Fitting dan Forged Fitting Pipa
Seperti pada komponen fitting pipa yang lain, pipa nipple juga diproduksi dari bermacam pilihan bahan material yang bisa digunakan dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kelebihan material masing-masing.
Stainless steel biasa dipakai karena alasan yang tahan korosi dan punya kekuatan mekanisme yang tinggi, sangat cocok untuk lingkungan yang kondisinya ekstrim. Tapi kalau dibutuhkan untuk membuat aplikasi dengan kekuatan sistemis tinggi dan budget yang lebih murah, kamu bisa memilih cast iron. Tapi resikonya, bahan material cast iron lebih rentan kepada korosi.
Lain halnya kalau korosi bukan menjadi masalah dimana kekuatan atau juga bobot ringan menjadi pilihan yang diprioritaskan, maka pipa nipple dari bahan plastik pun dapat kamu gunakan. Walaupun memang untuk pipa plastik mempunyai batasannya sendiri dari suhu dan tekanan yang ada.
Pemasangan pipa nipple pada bermacam sub industrial memperlihatkan betapa pentingnya komponen atau item ini guna menjamin dalam operasional yang aman dan efisien. Karena seperti yang kamu tahu, untuk semua sektor industrial sekarang membutuhkan pipa nipple guna memperlancar kerja sistem, teruntuk untuk sistem pada perpipaan.
Fitting Pipa Nipple sendiri dipakai sebagai komponen atau item pada sistem pipa pada bermacam aplikasi industri seperti contohnya pada farmasi, makanan dan minuman, industri pengolahan kimia, petrokimia, pengolahan daur ulang kertas, pengolahan limbah, pembuatan pada kapal, semikonduktor, mesin bangunan dan industrial lainnya.
Sebagai distributor fitting pipa Nipple di Jakarta, Awan Karya Cipta menghadirkan komponen atau item fitting ini dengan kualitas terbaik dengan penawaran yang lebih murah dibandingkan kompetitor. Kami siap melayani kamu dengan baik, karena kamu bisa memilih fitting pipa nipple sesuai kebutuhan industri yang sedang dijalankan dengan merek terpercaya serta bersertifikat sesuai standar yang ada.
Gunakan fitur chat WA ke sales online kami di bagian kanan bawah website AKC, kami siap mengirim item fitting pipa ke seluruh penjuru Indonesia via ekspedisi terpercaya. Lalu berapa harganya untuk kedua jenis fitting pipa ini? Kamu bisa dapatkan jenis-jenis fitting pipa ini mulai dari harga Rp 3.000,- sampai harga yang lebih mahal lagi. Jika kamu punya kebutuhan dan spesifikasi dari item yang khusus, maka kami juga siap membantu kamu. Konsultasikan saja dengan sales online fitting pipa kami yang ramah, profesional dan ahli dalam bidangnya.
Fitter berpengalaman selama 10 tahun. Pernah mengerjakan Proyek, mulai dari Engineering, Construction dan Commisioning. Pernah bekerja selama 5 tahun di perusahaan BUMN di industri minyak dan gas.