• Address: Wisma Intan Wijaya 7th Floor Unit 8
    Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ID - 11530

  • Call Us: 021 3876 4283
    admin@awankaryacipta.com

Inilah Tabel Nominal Ukuran pada Pipa dan Schedule Pipa – Secara bahasa Inggris, schedule berarti jadwal. Namun dalam konteks kali ini, schedule pada pipa mengacu pada ketebalan dinding pipa yang biasa dipakai pada sistem perpipaan. Ini adalah istilah yang digunakan untuk menentukan ketebalan dinding pipa berdasarkan diameter nominal pipa (Nominal Pipe Size atau NPS).

Di dunia industri, schedule sering disingkat ‘SCH’ dan diikuti dengan angka, seperti SCH 40, SCH 80, atau SCH 160. Ketiga contoh di atas menunjukkan variasi ketebalan dinding yang berbeda.

Mengapa Schedule Pipa Ini Penting?

Adanya SCH terbilang sangat penting pada pipa, terutama berkaitan dengan ketebalan dinding pipa dan kemampuannya menahan tekanan internal. Berikut adalah beberapa pengaruh utama SCH dalam pipa :

  • Kemampuan Menahan Tekanan

Semakin besar angka SCH, semakin tebal dinding pipa tersebut. Ketebalan dinding yang lebih besar memungkinkan pipa untuk menahan tekanan internal yang lebih tinggi. Misalnya, pipa dengan SCH80 dapat menahan tekanan lebih besar dibandingkan dengan pipa SCH40 dengan diameter nominal yang sama. Hal ini membuat pipa dengan SCH yang lebih tinggi sering kali digunakan dalam sistem dengan tekanan kerja yang lebih tinggi.

  • Berat Pipa

Pipa dengan SCH yang lebih tinggi memiliki dinding yang lebih tebal dan, akibatnya, lebih berat. Ini penting dalam perancangan dan instalasi pipa karena mempengaruhi kebutuhan dukungan struktural dan metode instalasi. Perlu kamu perhatikan bahwa pipa yang lebih berat membutuhkan lebih banyak tenaga untuk dipasang dan mungkin memerlukan peralatan khusus, yang dapat meningkatkan biaya transportasi dan instalasi.

  • Ukuran Aliran

Ketebalan dinding yang lebih besar mengurangi diameter dalam pipa. Ini berarti bahwa untuk pipa dengan schedule yang lebih tinggi, aliran fluida mungkin berkurang karena area penampang dalam pipa lebih kecil. Dalam aplikasi di mana kecepatan aliran penting, pipa dengan schedule yang lebih tinggi dapat mempengaruhi kecepatan aliran, yang perlu diperhitungkan dalam desain sistem perpipaan.

  • Kekuatan dan Ketahanan

Pipa dengan dinding yang lebih tebal memiliki kekuatan mekanis yang lebih tinggi dan lebih tahan terhadap kerusakan akibat benturan atau kondisi lingkungan yang keras. Dalam beberapa kasus, pipa dengan dinding yang lebih tebal dapat memiliki ketahanan lebih baik terhadap korosi, terutama jika digunakan dalam lingkungan yang korosif.

  • Pengaplikasian Lebih Spesifik

Pipa dengan schedule yang lebih tinggi sering digunakan dalam industri seperti minyak dan gas, petrokimia, dan industri lainnya di mana sistem beroperasi pada tekanan tinggi atau memerlukan ketahanan tambahan. Beberapa standar atau regulasi mungkin mengharuskan penggunaan pipa dengan schedule tertentu untuk memenuhi persyaratan keselamatan atau operasional.

Baca juga : Mengenal Plat Besi dari Tabel, Ukuran dan Jenisnya

Pipa di warehouse

Langkah-langkah Mengukur Schedule Pipa

Untuk mengukur schedule pipa, simak langkah-langkah berikut ini :

  1. Mengukur Diameter Pipa

Ukur diameter pipa baik diameter dalam (ID) maupun diameter luar (ID) pipa. Catat hasilnya sesuai dengan

  1. Menghitung Ketebalan Dinding Pipa

Untuk mengukur ketebalan dinding pipa, kamu bisa menggunakan rumus berikut ini :

Ketebalan Dinding = (Diameter Luar – Diameter Dalam)/2

Namun jika kamu memiliki mikrometer, cukup gunakan alat tersebut untuk mengukur ketebalan dinding pipa.

  1. Membandingkan Dengan Tabel Schedule Pipa

Setelah mendapatkan ketebalan dinding, bandingkan hasil pengukuran tersebut dengan tabel schedule pipa yang sesuai dengan diameter nominal pipa.Tabel ini akan mencantumkan ketebalan dinding untuk berbagai schedule (misalnya, Sch 40, Sch 80) dan diameter nominal pipa.

Misal, jika kamu mengukur pipa dengan diameter nominal 2 inci dan ketebalan dinding yang diukur adalah 5,54 mm, dari tabel schedule pipa, kamu mungkin menemukan bahwa ini sesuai dengan Schedule 40.

Jika kamu belum memiliki tabel nominal ukuran pipa dan schedule pada pipa, kamu bisa melihat tabel dibawah ini :

tabel nominal pipa dan schedule pipa
Click image to Zoom
tabel nominal pipa dan schedule pipa terlengkap
Click image to Zoom
tabel nominal pipa dan schedule pipa terbaru
Click image to Zoom

Faktor yang Memengaruhi Pilihan Schedule Pipa

Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi pemilihan schedule pipa. Di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Tekanan Aliran

Salah satu faktor utama adalah tekanan internal yang akan dihadapi oleh pipa. Pipa dengan schedule yang lebih tinggi biasanya diperlukan untuk menahan tekanan internal yang lebih tinggi. Sistem dengan fluktuasi tekanan yang tinggi mungkin memerlukan pipa dengan dinding lebih tebal untuk menghindari risiko kerusakan akibat lonjakan tekanan.

Baca juga : Daftar Tabel Flange ANSI 150 300 Terlengkap

  • Suhu Aliran

Pada suhut inggi, material pipa bisa mengalami pelemahan, sehingga pipa dengan schedule lebih tinggi mungkin diperlukan untuk mempertahankan integritas struktural. Sistem yang mengalami fluktuasi suhu ekstrim mungkin memerlukan pipa dengan ketebalan dinding yang lebih besar untuk mengatasi ekspansi dan kontraksi termal.

  • Material Pipa

Material pipa (misalnya baja, besicor, PVC) memiliki karakteristik kekuatan yang berbeda. Material yang lebih kuat mungkin memerlukan schedule yang lebih rendah untuk menahan tekanan yang sama. Beberapa material mungkin lebih toleran terhadap korosi atau keausan, memungkinkan penggunaan schedule yang lebih rendah dibandingkan material yang lebih rentan.

  • Diameter Nominal Pipa (NPS)

Ketebalan dinding relatif terhadap NPS harus dipertimbangkan. Pipa berdiameter lebih besar mungkin memerlukan schedule yang lebih tinggi untuk memastikan dinding cukup kuat menahan tekanan. Faktor ini penting untuk menjaga stabilitas struktural, terutama pada pipa berukuran besar.

  • Biaya, Ketersediaan dan Kemudahan Pemasangan

Pipa dengan schedule lebih tinggi lebih mahal karena menggunakan lebih banyak material. Selain itu, biaya transportasi dan instalasi juga lebih tinggi karena pipa lebih berat. Pemilihan schedule harus mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan teknis dan efisiensi biaya, dengan tetap mematuhi persyaratan keselamatan dan kinerja.

Pemilihan schedule pipa harus mempertimbangkan semua faktor ini untuk memastikan bahwa pipa yang dipilih sesuai dengan kebutuhan spesifik aplikasi, efisien dari segi biaya, dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang. Demikian informasi mengenai tabel nominal ukuran pipa dan schedule pada pipa, semoga bisa menjadi pembahasan yang bisa memperluas wawasan kamu.

Gunakan fitur chat WA ke sales online kami di bagian kanan bawah website AKC, kami siap mengirim item fitting pipa ke seluruh penjuru Indonesia via ekspedisi terpercaya. Kami akan selalu siap membantu kamu. Konsultasikan saja semua kebutuhan sistem perpipaan dengan sales online fitting pipa kami yang ramah, profesional dan ahli dalam bidangnya.

Butuh Order? Chat kami!